Puncak Abadi Para Dewa

The Sweetest Place For Barring My Feeling

Wednesday, September 20, 2006

Formulir Format PHP

Formulir yang dimaksud dalam hal ini adalah formulir online yang biasa kita jumpai dalam website-website. Formulir online bisa disebut juga sebuah regenerasi formulir kertas yang biasa kita jumpai, misal saat daftar sekolah dan lain lain.

Langkah pertama yang harus diketahui adalah kegunaan dari formulir itu tersebut dan diperuntukkan kepada siapa, sehingga kita bisa menentukan macam-macam kolom yang akan kita masukkan dalam formulir tersebut, seperti radio button, text kolom, check box, select box, ataupun tombol yang lainnya. Sebagai contoh saya mencoba membuat formulir biodata personal. Berikut langkah-langkahnya:

Kita siapkan sebuah halaman html yang berisi formulir input dengan kolom-kolom yang diperlukan untuk mengisi jenis-jenis datanya. Kita simpan halaman tersebut dengan nama index.php


<html>

<head>

<title>Formulir Biodata Personal</title>

</head>



<body>

<h1>Formulir Biodata Personal</h1>

<form method="post" action="input.php">

<table cellpadding="2" cellspacing="2" width="600">

<tr valign="top">

<td width="30%">Nama Lengkap:</td>

<td width="60%"><input type="text" name="nama" size="30"></td>

</tr>



<tr valign="top">

<td width="30%">Jenis Kelamin:</td>

<td width="60%">

<input type="radio" name="anu" value="Pria"> Pria -

<input type="radio" name="anu" value="Wanita"> Wanita

</td>

</tr>



<tr valign="top">

<td width="30%">Alamat:</td>

<td width="60%"><input type="text" name="alamat" size="30"></td>

</tr>



<tr valign="top">

<td width="30%">E-mail:</td>

<td width="60%"><input type="text" name="email" size="30"></td>

</tr>



<tr valign="top">

<td width="30%">Status:</td>

<td width="60%">

<select name="status">

<option value="">-----------</option>

<option value="Menikah">Menikah</option>

<option value="Belum Menikah">Belum Menikah</option>

<option value="Cerai">Cerai</option>

</select>

</td>

</tr>



<tr valign="top">

<td width="30%"><input type="submit" name="action" value="Submit"></td>

</tr>

</table>

</form>

</body>

</html>



Jika file index.php diatas dibuka pada browser akan menghasilkan tampilan seperti dibawah ini:

#


Pada tag <form> tersebut menggunakan properti method="post" action="input.php" yang berarti metode pengiriman data form adalah metode POST dan file yang digunakan untuk mengeksekusi adalah input.php.

Langkah berikutnya adalah membuat file PHP yang berfungsi untuk mengolah formulir tersebut dengan nama input.php. Standart pengolahannya adalah dengan cara memvalidasi data yang dikirim untuk kemudian akan ditampilkan saja.
Untuk menghindari akses langsung ke file input.php oleh user, kita bisa meletakkan tag PHP dibawah ini pada bagian atas file tersebut. Jadi jika file tersebut diakses langsung, maka akan terlempar ke halaman form.

if (!$_POST) {
Header ("Location:./index.php");
exit();
}

Selanjutnya kita deklarasikan variabel-variabel yang kita ambil:

$nama = "";
$anu = "";
$alamat = "";
$email = "";
$status = Array();

Setelah variabel-variabel dideklarasikan, kemudian variabel-variabel tersebut didefinisikan sesuai dengan data yang akan diisi.

$nama = $_POST["nama"];
$anu = $_POST["anu"];
$alamat = $_POST["alamat"];
$email = $_POST["email"];
$status = $_POST["status"];


Kemudian kita validasikan variabel-variabel tersebut

$error = "";
if (trim ($nama) == "") {
$error .= "Nama belum diisi.<br />";
}
if (trim ($anu) == "") {
$error .= "Jenis kelamin belum dipilih, apakah anda Homok?.<br />";
}
if (trim ($alamat) == "") {
$error .= "Alamat belum diisi.<br />";
}
if (trim ($email) == "") {
$error .= "Email belum diisi.<br />";
}
if (count ($status) == "") {
$error .= "Anda belum memasukkan status.<br />";
}
if (trim ($error) != "") {
print "$error";
print “Silahkan ulangi lagi.”;
exit();
}


Pada tag di atas, pertama-tama didefinisikan bahwa variabel $error adalah kosong. Jika dalam pengisian data terjadi kesalahan, maka tiap-tiap variabel akan mendefinisikan pesan error.

Langkah berikutnya adalah penggabungan semua inputan dari data yang terisi untuk ditampilkan pada halaman input.php.


print "Nama Anda: $nama<br />";
print "Jenis Kelamin: $anu<br />";
print "Alamat: $alamat<br />";
print "E-mail: <a href=\"mailto:$email\">$email</a><br />";
print "Status: $status<br />";


Untuk contoh file input.php lebih lengkap adalah seperti dibawah ini:

<?php

if (!$_POST) {
Header ("Location:./index.php"); //direct ke halaman depan jika diakses langsung
exit();
}

//deklarasi dari variabel yang diambil
$nama = "";
$anu = "";
$alamat = "";
$email = "";
$status = Array();

//mendefiniskan variabel
$nama = $_POST["nama"];
$anu = $_POST["anu"];
$alamat = $_POST["alamat"];
$email = $_POST["email"];
$status = $_POST["status"];

//memvalidasi variabel
$error = "";
if (trim ($nama) == "") {
$error .= "Nama belum diisi.<br />";
}
if (trim ($anu) == "") {
$error .= "Jenis kelamin belum dipilih, apakah anda Homok?.<br />";
}
if (trim ($alamat) == "") {
$error .= "Alamat belum diisi.<br />";
}
if (trim ($email) == "") {
$error .= "Email belum diisi.<br />";
}
if (count ($status) == "") {
$error .= "Anda belum memasukkan status.<br />";
}
if (trim ($error) != "") {
print "$error";
print “Silahkan ulangi lagi.”;
exit();
}

//menampilkan data
print "<html><title>Biodata Personal</title></html>";
print "<body>";
print "Nama Anda: <strong>$nama</strong><br />";
print "Jenis Kelamin: <strong>$anu</strong><br />";
print "Alamat: <strong>$alamat</strong><br />";
print "E-mail: <strong><a href=\"mailto:$email\">$email</a></strong><br />";
print "Status: <strong>$status</strong><br />";
print "</body></html>";

?>

Terus terang tulisan ini hanya iseng aja dan ada unsur keterpaksaan supaya blog ini tidak hanya berisi lirik lagu saja, Hi Dud™

Ungkapan Kekecewaan Terhadap Layanan Pro-XL

Beberapa hari yang lalu saya menulis sebuah email kepada costumer service XL atas kekecewaan terhadap layanan jaringan kartu Pro-XL yang setiap hari error.

Terus terang saya kecewa sekali dengan layanan jaringan pro XL akhir akhir ini. Setiap hari selalu terjadi gangguan jaringan, sehingga untuk menjalin komunikasi via mobile menjadi terhambat. Awal mula hal itu terjadi sekitar pukul 18:00 sampai 20:00, akan tetapi akhir akhir ini di jam kerja pun jaringan XL juga sering trouble. Tidak bisa digunakan untuk telepon ataupun sms, pun hanya sekedar cek pulsa.

Akan tetapi sampai sekarang belum ada balasan email atau konfirmasi dari pihak costumer service XL. Hal ini membuat saya semakin kecewa, karena hal tersebut menggambarkan bahwa pihak XL tidak bersungguh-sungguh dalam mengutamakan layanan terhadap konsumen.

Dalam website XL sendiri ada sebuah halaman yang diperuntukkan buat konsumen dalam menyampaikan keluhan atau pertanyaan, yang didalam halaman tersebut ada pernyataan sebagai berikut:

Keluhan/ Pertanyaan
Segala bentuk apresiasi dari pelanggan tentunya akan kami terima baik itu berbentuk pertanyaan atau kebutuhan informasi dari pelanggan mengenai produk XL maupun keluhan seputar penggunaan produk kami yang akan kami coba untuk selesaikan semaksimal mungkin sehingga bisa memuaskan pelanggan dengan tidak menyimpang dari koridor bisnis kami serta kami jadikan masukan untuk peningkatan mutu produk serta kemungkinan pengembangan layanan.

Selengkapnya bisa dilihat di sini.

Mungkin bukan hanya saya yang mengalami hal tersebut, tetapi rekan-rekan lain yang menggunakan kartu pro XL juga. Mengapa hal itu bisa terjadi begitu lama dan berkelanjutan? apakah pihak pro XL tidak segera menindak lanjuti, atau melakukan survey lapangan? Jika hal ini terus saja terjadi berlarut larut, bukan tidak mungkin pelanggan seperti saya atau yang lainnya akan meninggalkan pro XL dan berganti dengan provider lainnya.

Atau lebih baik slogan XL diganti saja dengan XL = Suck! ?

Friday, September 01, 2006

Aku Masih Manusia Biasa

seperti angin yang menerpa pucuk dedaunan
seperti ombak yang menerpa batu karang
seperti itulah sebuah cinta dihadapkan pada kenyataan hidup
melangkahkan kaki diatas bebatuan terjal

jika dirimu masih percaya pada sebuah cinta
mengapa keraguan itu terus kau torehkan dihati
menyemai benih-benih dendam yang membara
meruntuhkan tembok kepercayaan yang kita bangun bersama

aku ini hanya seorang manusia biasa
yang tak mungkin akan selalu sempurna
namun dihati ini ada sebuah asa
aku kan selalu ada disisimu apapun yang terjadi

kehidupan adalah perjalanan dari sebuah tujuan
dan dirimulah tujuan dari perjalanan hidup ini
meskipun semusim dulu kau bukan apa-apa
namun kini kau telah menghiasi palung hati ini

betapa telah kuserahkan hati dan jiwaku
untuk menjalani sisa hidup ini bersamamu
selama kita mampu bersandar pada kekuatan cinta
semua pasti akan berakhir indah